Jumat, 06 Agustus 2021

Belida, Ikan Berpunggung Pisau Asli Indonesia Yang Populasinya Kian Terancam Akibat Penangkapan Yang Berlebihan




Populasi ikan di Indonesia telah menurun dengan sangat cepat dalam waktu singkat akibat overfishing. Overfishing adalah penangkapan ikan yang berlebihan dan dapat mengakibatkan penipisan sumber daya dan penurunan tingkat pertumbuhan biologis. Contoh kasus menurunnya populasi ikan adalah menurunnya populasi ikan belida.

Ikan yang terkenal sebagai bahan baku makanan tradisional pempek ini merupakan ikan asli Indonesia yang tersebar di perairan sungai rawa di wilayah Paparan Sunda, meliputi Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Selain aktivitas penangkapan yang tinggi, populasi Belida juga semakin menipis akibat perubahan alih fungsi rawa menjadi pemukiman dan aktivitas transportasi air yang dianggap mempengaruhi habitat ikan belida, seperti bus air di sungai Musi atau tongkang yang mengangkut batu bara.

Menteri Kelautan dan Perikanan sudah menetapkan 4 jenis Ikan Belida dalam daftar ikan yang dilindungi dengan status perlindungan penuh. Yaitu Belida jenis Chitala borneensis (belida borneo), Chitala hypselonotus (belida sumatra), Chitala lopis (belida lopis) dan Notopterus notopterus (belida jawa). Perlindungan penuh terhadap ikan belida tertuang dalam keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 1 Tahun 2021 tentang Jenis Ikan yang Dilindungi. https://pontianak.tribunnews.com/2021/03/07/4-jenis-ikan-belida-yang-tak-boleh-lagi-dikonsumsi-dan-dijual

Dikutip dari Mongabay, salah satu upaya konservasi dilakukan dengan menambah jumlah populasi melalui translokasi, tetapi hal ini membutuhkan waktu yang lama dan hal paling efektif yang dapat kamu lakukan adalah beralih ke makanan yang berbasis nabati sebagai gantinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar